Cara Mengetes Kecepatan Blog di Google PageSpeed Insights
Cara mengecek kecepatan web di Google PageSpeed Insights sangat mudah. Kamu hanya perlu mengakses halaman Google PageSpeed Insights dan kemudian memasukan alamat blog/website kamu. Selanjutnya Google PageSpeed Insights akan melakukan analisa dan kemudian memberikan nilai dari hasil analisa tersebut.Semua masalah atau file-file yang dapat membuat halaman website menjadi berat akan terdeteksi oleh tool PageSpeed Insights dan kemudian akan ditampilkan semua masalah-masalah yang dapat memberatkan website tersebut.
Sebagai contoh disini saya akan melakukan pengetesan kecepatan pada halaman blog ini, yakni http://www.membosankan.info dan hasilnya sebagai berikut ini:
Keterangan:
- Merupakan score pemberian dari Google PageSpeed Insights.
- Merupakan saran untuk mengoptimalkan website/blog agar lebih baik.
Meningkat Score Google PageSpeed Insights
Apabila score yang didapatkan pada website kamu tidak begitu memuaskan, saya memiliki beberapa tips untuk meningkat score yang lebih baik dari sebelumnya dan bahkan bisa mendapat score Good (85-100) atau paling tidak score milik website kamu meningkat.
CSS yang belum di Minify
CSS yang sudah di Minify
Sebelum melakukan ini pastikan kamu sudah menguasi dasar coding, jika tidak mempunyai dasar dapat membuat tampil website berantakan. Kamu juga bisa menggunakan tool minify online. https://www.willpeavy.com/minifier
Jika kamu ingin menambahkan sebuah gambar pada website, pastikan gambar sudah dioptimalkan agar ringan. Sebagai berikut:
Saya merekomendasikan 3 plugin yang wajib ada, yaitu: Plugin SEO, Plugin Cache dan Plugin Compress Image.
Apabila kamu pengguna platform blogger, silakan ganti kode <head> menjadi <head> dan </head> menjadi </head><!--<head/>-->
Nah, itulah beberapa tips untuk meningkatkan score website di Google PageSpeed Insights, sebenarnya masih banyak lagi tips-nya dan akan saya nambah di lain waktu. Terim kasih.
Mengoptimalkan CSS, HTML dan Javascript
Pastikan bahwa kode css, html dan javascript yang digunakan pada website kamu sudah di minify. Apa itu minify? adalah mempersingkat kode dan menghapus karakter/ruang yang tidak diperlukan. berikut ini contoh meminify css:CSS yang belum di Minify
#header {
width:1000px;
padding:4px;
margin:0 auto;}
#content{
width:700px;
padding:4px;
float:left;
}
width:1000px;
padding:4px;
margin:0 auto;}
#content{
width:700px;
padding:4px;
float:left;
}
CSS yang sudah di Minify
#header {width:1000px;padding:4px;margin:0 auto;}
#content{width:700px;padding:4px;float:left;}
#content{width:700px;padding:4px;float:left;}
Sebelum melakukan ini pastikan kamu sudah menguasi dasar coding, jika tidak mempunyai dasar dapat membuat tampil website berantakan. Kamu juga bisa menggunakan tool minify online. https://www.willpeavy.com/minifier
Menambahkan artibute async="async" dan .min
Jika Anda menggunakan css atau javascript eksternal seperti berikut: <script src="demo_async.js"/> atau <link href=font-awesome.css' rel='stylesheet'/>, maka kamu tambahkan atribut async dan .min seperti berikut ini: <script async="async" src="demo_async.min.js"/> atau <link async='async' href=font-awesome.min.css' rel='stylesheet'/>
Mengoptimize Gambar
Jika kamu ingin menambahkan sebuah gambar pada website, pastikan gambar sudah dioptimalkan agar ringan. Sebagai berikut:- Resize Image: Jika gambar yang akan ditambahkan memiliki resolusi yang besar, disarankan untuk meng-resize menjadi lebih kecil. Tools resize image: Photoshop (aplikasi), resizeimage.net (website) dan sebagainya.
- Compress Image: Pastikan gambar memiliki size file yang kecil, jika gambar kamu memiliki size yang besar silakan dikompress terlebih dahulu. Tools compress image: Riot (aplikasi), Kraken.io (website) dan sebagainya.
Untuk kamu yang menggunakan platform WordPress bisa menggunakan plugin Compress Image dan pihak ketiga.
Mengurangi Penggunaan Sumber Daya Eksternal
Jika website/blog kamu menggunakan sumber daya eksternal (script di server lain) biasanya javascript (.js). Disarankan untuk menggabungkan script .js menjadi satu agar tidak melakukan pengambilan sumber daya dari berbagai server.Mengurangi Penggunaan Plugin
Jika kamu menggunakan platform WordPress, disarankan untuk tidak menggunakan banyak plugin dan hapus semua plugin yang menurut kamu tidak berguna. Karena plugin memiliki sifat pengambilan sumber daya dari CPU, jika terlalu banyak maka membuat CPU menjadi load full dan memiliki dampak yaitu : website menjadi lambat.Saya merekomendasikan 3 plugin yang wajib ada, yaitu: Plugin SEO, Plugin Cache dan Plugin Compress Image.
Mengganti kode Head
Apabila kamu pengguna platform blogger, silakan ganti kode <head> menjadi <head> dan </head> menjadi </head><!--<head/>-->Pemilihan Server
Ini merupakan hal yang harus kamu ketahui sebelum memilih server untuk website. Pertama kamu harus menentukan visitor (penunjung) dari negara mana, jika berada di dalam satu negara disarankan memilih server di negara kamu. Melainkan jika target website kamu adalah pengunjung dari amerika maka disarankan memilih server di negara Amerika. Ini bertujuan agar website tidak berat saat dikunjungi.Nah, itulah beberapa tips untuk meningkatkan score website di Google PageSpeed Insights, sebenarnya masih banyak lagi tips-nya dan akan saya nambah di lain waktu. Terim kasih.
